-->


Sang Juru Kunci Itupun Akhirnya Telah Berpulang

S

orry ya untuk postigan kali ini, untuk kata ane diganti dengan aku .. ya biar pas ama pilihan kata-katanya.

Aku pernah mendengar seorang wanita yang berani menetap di sebuah kampung yang terkontaminasi virus ebola yang mematikan di Afrika, aku juga pernah mendengar seorang wanita yang relah hidup di belantara hutan Kalimantan untuk menyelamatkan sekelompok orang utan yang masih tersisa, aku juga pernah mendengar seorang wanita yang gigih mempertahankan HAM di Palestina yang akhirnya dia harus kehilangan nyawa karena dilindas oleh tank pasukan Israel. Di Indonesia aku mendengar pengorbanan seperti itu. Dan kejadian ini adalah nyata, tidak dibuat-buat. Kisah mengharu biru yang ini adalah seorang lelaki, dan lelaki itu adalah Mbah Maridjan. Pemilik nama jawa Penewu NgareksoHargo atau yang kurang lebih artinya Sang Penjaga Gunung yang selama ini bertugas sebagai Juru Kunci di Gunung Merapi itu telah berpulang. "Raksasa" yang tertidur pulas, itu akhirnya memuntahkan segalanya yang ada dalam perut gendutnya.

Pray For Indonesia

Pray for indonesia


Wedus Gembel atau orang sering menyebut awan panas, sontak secara tiba-tiba menghantam dusun tempat sang Juru Kunci menetap. Tidak ada yang tersisa, dan hanya abu dan saksi bisu pepohonan yang masih berdiri meranggas. Mereka adalah korban keganasan raksasa yang telah murka. Raksasa tidur yang dulu amat disegani karena keindahannya dan kemakmurannya akan tambang, sekarang mulai memperlihatkan watak aslinya, kejam, bengis dan membasmi tanpa ampun.

Pria yang rela berkorban demi menjaga amukan sang Raksasa itu akhirnya meninggal terkena awan panas yang muntah dari mulut sang Raksasa. Dia telah berpulang kepada-Nya dalam posisi sujud. "Saya akan tetap disini, meski disini sudah tidak aman. Saya disuruh 'Ratu' untuk menjaga gunung ini, jadi sampai kapanpun saya akan tetap disini," selorohnya.

Dan akhirnya sekarang telah terbukti, sang Raksasa itu tidak pilih2 dalam mencari mangsa, semua diluluh lantakkan dalam sekejap. Tidak ada yang tersisa. Dan sekarang, dan sekarang tinggal nama sang Raksasa yang masih melekat dalam benak setiap insan. BAHAYA. Semoga arwah yang meninggal karena bencana itu semuanya diterima di sisiNya. Amien


Foto :

Mbah Maridjan yang kanan ..
Blogger Yang Baek, Meninggalkan Jejak Berupa Komentar

Agan jadi Cuapers ke 0, CONGRATULATE !

:10 :11 :12 :13
:14 :15 :16 :17
:18 :19 :20 :21
:22 :23 :24 :25
:26 :27 :28 :29
:30 :31 :32 :33
:34 :35 :36 :37
:38 :39 :40 :41
:42 :43 :44 :45
:46 :47 :48 :49
:50 :51 :52 :53
:54 :55 :56 :57
:58

Jangan lupa ada emo Kaskus diatas CommentBox Ini. Langsung dicoba gan ? Entar ane kasih cendol dah.

Protected by Copyscape Web Plagiarism Software
English French German Spain Italian DutchRussian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified